Jaringan komputer adalah sekumpulan komputer, serta perangkat-perangkat lain pendukung komputer yang saling terhubung dalam suatu kesatuan. Media jaringan komputer dapat melalui kabel-kabel atau tanpa kabel sehingga memungkinkan pengguna jaringan komputer dapat saling melakukan pertukaran informasi, seperti dokumen dan data, dapat juga melakukan pencetakan pada printer yang sama dan bersama-sama memakai perangkat keras dan perangkat lunak yang terhubung dengan jaringan. Setiap komputer, ataupun perangkat-perangkat yang terhubung dalam suatu jaringan disebut dengan node. Dalam sebuah jaringan komputer dapat mempunyai dua, puluhan, ribuan atau bahkan jutaan node. Agar dapat mencapai tujuan yang sama, setiap bagian dari jaringan komputer meminta dan memberikan layanan (service). Pihak yang meminta layanan disebut klien (client) dan yang memberikan layanan disebut pelayan (server). Arsitektur ini disebut dengan sistem client-server, dan digunakan pada hampir seluruh aplikasi jaringan komputer.
Berdasarkan skalanya jaringan dapat dibagi sebagai berikut :
LAN atau Local Area Network adalah suatu jaringan komputer yang menghubungkan suatu komputer dengan komputer lain dengan jarak yang terbatas, seperti jaringan komputer kampus, gedung, kantor, dalam rumah, sekolah atau yang lebih kecil.Saat ini, kebanyakan LAN berbasis pada teknologi IEEE 802.3 Ethernet menggunakan perangkat switch, yang mempunyai kecepatan transfer data 10, 100, atau 1000 Mbit/s. Selain teknologi Ethernet, saat ini teknologi 802.11b (atau biasa disebut Wi-fi) juga sering digunakan untuk membentuk LAN. Tempat-tempat yang menyediakan koneksi LAN dengan teknologi Wi-fi biasa disebut hotspot.
WAN atau Wide Area Network hampir sama dengan LAN, hanya saja jaraknya lebih luas, sebagai contoh yaitu jaringan komputer antar wilayah, kota atau bahkan negara, atau dapat didefinisikan juga sebagai jaringan komputer yang membutuhkan router dan saluran komunikasi publik. WAN digunakan untuk menghubungkan jaringan lokal yang satu dengan jaringan lokal yang lain, sehingga pengguna atau komputer di lokasi yang satu dapat berkomunikasi dengan pengguna dan komputer di lokasi yang lain.
MAN atau Metropolitan Area Network jaringan ini lebih luas jaraknya dibandingkan dengan LAN, yaitu sekitar 10-50 km. MAN adalah gabungan dari beberapa LAN. MAN ini merupakan jaringan yang tepat untuk membangun jaringan antar kantor-kantor dalam satu kota antara pabrik/instansi dan kantor pusat yang berada dalam jangkauannya.
Minggu, 07 Maret 2010
Senin, 15 Februari 2010
Perbedaan Windows dengan Linux
Windows dan Linux adalah salah satu sistem operasi yang ada pada komputer. Baik Windows maupun Linux masing-masing memiliki kelebihan dan tentunya juga memiliki kekurangan. Berikut ini adalah perbedaan dari Windows dan Linux.
Seperti halnya pada windows, kita tidak mempunyai banyak pilihan dalam memilih user interface. Contohnya saja pada Windows 95/98, kita hanya mengenal user interface bawaan dari Windows 95/98 itu sendiri. Akan tetapi apabila kita menggunakan Windows XP kita tidak hanya bisa menggunakan interface Windows XP akan tetapi kita juga bisa berpindah dari interface Windows XP ke interface Windows 98 yang lebih ringan. Lain halnya apabila kita menggunakan Linux, kita bisa menenmukan banyak user interface dan biasanya pilihan user interface disesuaikan dengan spesifikasi komputer yang kita gunakan, dan lebih baiknya kita gunakan user interface yang lebih ringan seperti XFCE atau Fluxbox. Dan dalam hal keamanan dari virus, Linux lebih unggul daripada Windows, karena Linux memiliki tingkat keamanan yang lebih kuat dibandingkan dengan Windows.
Pada saat melakukan instalasi baik Windows maupun Linux memilki waktu instalasi yang hampir sama. Namun bedanya, Windows tidak menyediakan banyak program setelah Windows di install. Mungkin yang kita temukan hanyalah program-program seperti Internet Explorer, Notepad dan program-program kecil lainnya. Sedangkan pada Linux, setelah kita melakukan instalasi, kita dapat menemukan banyak program dari hampir semua kategori program. Dilihat dari segi Instalasi baik windows maupun Linux hampir sama. Sedangkan dari segi kelengkapan program setelah dilakukan instalasi Linux lebih unggul di banding Windows.
referensi dari http://www.pclinux3d.com/linux/perbedaan-windows-dan-linu.html
Seperti halnya pada windows, kita tidak mempunyai banyak pilihan dalam memilih user interface. Contohnya saja pada Windows 95/98, kita hanya mengenal user interface bawaan dari Windows 95/98 itu sendiri. Akan tetapi apabila kita menggunakan Windows XP kita tidak hanya bisa menggunakan interface Windows XP akan tetapi kita juga bisa berpindah dari interface Windows XP ke interface Windows 98 yang lebih ringan. Lain halnya apabila kita menggunakan Linux, kita bisa menenmukan banyak user interface dan biasanya pilihan user interface disesuaikan dengan spesifikasi komputer yang kita gunakan, dan lebih baiknya kita gunakan user interface yang lebih ringan seperti XFCE atau Fluxbox. Dan dalam hal keamanan dari virus, Linux lebih unggul daripada Windows, karena Linux memiliki tingkat keamanan yang lebih kuat dibandingkan dengan Windows.
Pada saat melakukan instalasi baik Windows maupun Linux memilki waktu instalasi yang hampir sama. Namun bedanya, Windows tidak menyediakan banyak program setelah Windows di install. Mungkin yang kita temukan hanyalah program-program seperti Internet Explorer, Notepad dan program-program kecil lainnya. Sedangkan pada Linux, setelah kita melakukan instalasi, kita dapat menemukan banyak program dari hampir semua kategori program. Dilihat dari segi Instalasi baik windows maupun Linux hampir sama. Sedangkan dari segi kelengkapan program setelah dilakukan instalasi Linux lebih unggul di banding Windows.
referensi dari http://www.pclinux3d.com/linux/perbedaan-windows-dan-linu.html
Minggu, 17 Januari 2010
Internet
Internet merupakan hubungan antar berbagai jenis komputer dan jaringan di dunia yang berbeda sistem operasi maupun aplikasinya di mana hubungan tersebut memanfaatkan kemajuan media komunikasi (telepon dan satelit) yang menggunakan protokol standar dalam berkomunikasi yaitu protokol TCP/IP. Fungsinya adalah untuk menghubungkan berbagai jaringan yang tidak saling bergantung pada satu sama lain sedemikian rupa, sehingga mereka dapat berkomunikasi.
Pada zaman sekarang ini internet menjadi sangat penting, karena dengan adanya internet kita akan lebih udah mendapatkan informasi dan akan jauh lebih mudah untuk berkomunikasi.
Namun disamping kemudahan yang kita dapatkan dari perkembangan internet ini, internet juga mempunyai kelmahan yaitu lebih mudahnya virus masuk ke komputer kita dari jaringan internet, adanya aktivitas cracking, lebih mudahnya pembajakan karya intelektual, dan juga penyebaran situs-situs yang tidak sesuai dengan moral(situs pornografi).
Pada zaman sekarang ini internet menjadi sangat penting, karena dengan adanya internet kita akan lebih udah mendapatkan informasi dan akan jauh lebih mudah untuk berkomunikasi.
Namun disamping kemudahan yang kita dapatkan dari perkembangan internet ini, internet juga mempunyai kelmahan yaitu lebih mudahnya virus masuk ke komputer kita dari jaringan internet, adanya aktivitas cracking, lebih mudahnya pembajakan karya intelektual, dan juga penyebaran situs-situs yang tidak sesuai dengan moral(situs pornografi).
Sabtu, 16 Januari 2010
SEJARAH KOMPUTER
Komputer adalah alat yang digunakan untuk mengolah data menurut prosedure yang dirumuskan. Kata komputer berasal dari kata compute yang artinya adalah hitung, jadi computer adalah alat hitung.
Sejarah komputer menurut periodenya adalah :
-Alat Hitung Tradisional dan Kalkulator Mekanik, maksudnya adalah komputer hanya digunakan sebagai alat hitung dan untuk mengolah data.
-Komputer Generasi Pertama, Komputer Generasi pertama dikarakteristik dengan fakta bahwa instruksi operasi dibuat secara spesifik untuk suatu tugas tertentu. Setiap komputer memiliki program kode-biner yang berbeda yang disebut “bahasa mesin” (machine language). Hal ini menyebabkan komputer sulit untuk diprogram dan membatasi kecepatannya. Ciri lain komputer generasi pertama adalah penggunaan tube vakum (yang membuat komputer pada masa tersebut berukuran sangat besar) dan silinder magnetik untuk penyimpanan data.
-Komputer Generasi Kedua, Pada tahun 1948, penemuan transistor sangat mempengaruhi perkembangan komputer. Transistor menggantikan tube vakum di televisi, radio, dan komputer. Akibatnya, ukuran mesin-mesin elektrik berkurang drastis. Transistor mulai digunakan di dalam komputer mulai pada tahun 1956. Penemuan lain yang berupa pengembangan memori inti-magnetik membantu pengembangan komputer generasi kedua yang lebih kecil, lebih cepat, lebih dapat diandalkan, dan lebih hemat energi dibanding para pendahulunya.
-Komputer Generasi Ketiga, IBM (Internatinal Business Machine) memperkenalkan Sistem/360 iaitu Kerangka Utama yang mengandungi alatan-alatan yang lengkap bagi memenuhi semua keperluan pengaturcaraan pada masa tersebut.Sistem/360 memperkenalkan ciri baru Sistem Pengoperasian iaitu Konsep Perkongsian Masa. Sistem ini adalah satu kumpulan aturcara yang mengurus dan menyelaras keseluruhan operasi komputer, la memudahkan penggunaan komputer. Disimpan secara kekal dalam Ingatan Utama (ROM) komputer atau storan sekunder.
-Komputer Generasi Keempat, Setelah IC, tujuan pengembangan menjadi lebih jelas: mengecilkan ukuran sirkuit dan komponenkomponen elektrik. Large Scale Integration (LSI) dapat memuat ratusan komponen dalam sebuah chip. Pada tahun 1980-an, Very Large Scale Integration (VLSI) memuat ribuan komponen dalam sebuah chip tunggal. Ultra-Large Scale Integration (ULSI) meningkatkan jumlah tersebut menjadi jutaan. Kemampuan untuk memasang sedemikian banyak komponen dalam suatu keping yang berukurang setengah keping uang logam mendorong turunnya harga dan ukuran komputer. Hal tersebut juga meningkatkan daya kerja, efisiensi dan keterandalan komputer. Chip Intel 4004 yang dibuat pada tahun 1971 membawa kemajuan pada IC dengan meletakkan seluruh komponen dari sebuah komputer (central processing unit, memori, dan kendali input/output) dalam sebuah chip yang sangat kecil. Sebelumnya, IC dibuat untuk mengerjakan suatu tugas tertentu yang spesifik. Sekarang, sebuah mikroprosesor dapat diproduksi dan kemudian diprogram untuk memenuhi seluruh kebutuhan yang diinginkan. Tidak lama kemudian, setiap perangkat rumah tangga seperti microwave oven, televisi, dn mobil dengan electronic fuel injection dilengkapi dengan mikroprosesor.
-Komputer Generasi Kelima, Mendefinisikan komputer generasi kelima menjadi cukup sulit karena tahap ini masih sangat muda. Contoh imajinatif komputer generasi kelima adalah komputer fiksi HAL9000 dari novel karya Arthur C. Clarke berjudul 2001:Space Odyssey. HAL menampilkan seluruh fungsi yang diinginkan dari sebuah komputer generasi kelima. Dengan kecerdasan buatan (artificial intelligence), HAL dapat cukup memiliki nalar untuk melakukan percapakan dengan manusia, menggunakan masukan visual, dan belajar dari pengalamannya sendiri.
Sejarah komputer menurut periodenya adalah :
-Alat Hitung Tradisional dan Kalkulator Mekanik, maksudnya adalah komputer hanya digunakan sebagai alat hitung dan untuk mengolah data.
-Komputer Generasi Pertama, Komputer Generasi pertama dikarakteristik dengan fakta bahwa instruksi operasi dibuat secara spesifik untuk suatu tugas tertentu. Setiap komputer memiliki program kode-biner yang berbeda yang disebut “bahasa mesin” (machine language). Hal ini menyebabkan komputer sulit untuk diprogram dan membatasi kecepatannya. Ciri lain komputer generasi pertama adalah penggunaan tube vakum (yang membuat komputer pada masa tersebut berukuran sangat besar) dan silinder magnetik untuk penyimpanan data.
-Komputer Generasi Kedua, Pada tahun 1948, penemuan transistor sangat mempengaruhi perkembangan komputer. Transistor menggantikan tube vakum di televisi, radio, dan komputer. Akibatnya, ukuran mesin-mesin elektrik berkurang drastis. Transistor mulai digunakan di dalam komputer mulai pada tahun 1956. Penemuan lain yang berupa pengembangan memori inti-magnetik membantu pengembangan komputer generasi kedua yang lebih kecil, lebih cepat, lebih dapat diandalkan, dan lebih hemat energi dibanding para pendahulunya.
-Komputer Generasi Ketiga, IBM (Internatinal Business Machine) memperkenalkan Sistem/360 iaitu Kerangka Utama yang mengandungi alatan-alatan yang lengkap bagi memenuhi semua keperluan pengaturcaraan pada masa tersebut.Sistem/360 memperkenalkan ciri baru Sistem Pengoperasian iaitu Konsep Perkongsian Masa. Sistem ini adalah satu kumpulan aturcara yang mengurus dan menyelaras keseluruhan operasi komputer, la memudahkan penggunaan komputer. Disimpan secara kekal dalam Ingatan Utama (ROM) komputer atau storan sekunder.
-Komputer Generasi Keempat, Setelah IC, tujuan pengembangan menjadi lebih jelas: mengecilkan ukuran sirkuit dan komponenkomponen elektrik. Large Scale Integration (LSI) dapat memuat ratusan komponen dalam sebuah chip. Pada tahun 1980-an, Very Large Scale Integration (VLSI) memuat ribuan komponen dalam sebuah chip tunggal. Ultra-Large Scale Integration (ULSI) meningkatkan jumlah tersebut menjadi jutaan. Kemampuan untuk memasang sedemikian banyak komponen dalam suatu keping yang berukurang setengah keping uang logam mendorong turunnya harga dan ukuran komputer. Hal tersebut juga meningkatkan daya kerja, efisiensi dan keterandalan komputer. Chip Intel 4004 yang dibuat pada tahun 1971 membawa kemajuan pada IC dengan meletakkan seluruh komponen dari sebuah komputer (central processing unit, memori, dan kendali input/output) dalam sebuah chip yang sangat kecil. Sebelumnya, IC dibuat untuk mengerjakan suatu tugas tertentu yang spesifik. Sekarang, sebuah mikroprosesor dapat diproduksi dan kemudian diprogram untuk memenuhi seluruh kebutuhan yang diinginkan. Tidak lama kemudian, setiap perangkat rumah tangga seperti microwave oven, televisi, dn mobil dengan electronic fuel injection dilengkapi dengan mikroprosesor.
-Komputer Generasi Kelima, Mendefinisikan komputer generasi kelima menjadi cukup sulit karena tahap ini masih sangat muda. Contoh imajinatif komputer generasi kelima adalah komputer fiksi HAL9000 dari novel karya Arthur C. Clarke berjudul 2001:Space Odyssey. HAL menampilkan seluruh fungsi yang diinginkan dari sebuah komputer generasi kelima. Dengan kecerdasan buatan (artificial intelligence), HAL dapat cukup memiliki nalar untuk melakukan percapakan dengan manusia, menggunakan masukan visual, dan belajar dari pengalamannya sendiri.
Jumat, 20 November 2009
MOTIVASI
Motivasi adalah suatu dorongan dalam diri kita untuk melakukan sesuatu dan untuk mencapai tujuan tertentu. Motivasi sangat diperlukan bagi setiap orang supaya kita tetap semangat dalam menjalani hidup. Untuk memahami tentang motivasi, kita akan bertemu dengan beberapa teori tentang motivasi, antara lain :
1. Teori Kebutuhan dari Herzberg
a. Fisiologis needs : Kebutuhan pribadi
b. Safety & security needs : Kebutuhan akan rasa aman
c. Social & Belonging needs : Kebutuhan akan interaksi & kepemilikan
d. Self Actualition needs : Mengembangkan kemampuan diri dalam bekerja
2. Teori 2 Faktor dari Herzberg
a. Ekstrinsik ( dissatisfied ) : Rasa kurang puas seseorang dalam bekerja
b. Intrinsik ( Satisfied ) : Kepuasan seseorang.
c. Recognition : Pengakuan
d. Responsibility : Tanggung jawab
e. Achievement : Prestasi
f. Work Self : Pekerjaan itu sendiri
g. Possibility To Growth : Kemungkinan untuk berkembang
h. Advancement : Kemajuan
3. Teori Prestasi dari Mc Celland
a. Need for achievement : Dibutuhkan untuk prestasi
b. Need for Affiliation : Dibutuhkan untuk persatuan
c. Need for power : Dibutuhkan untuk kekuasaan
4. Teori Harapan
Teori ini berargumen bahwa kekuatan dari suatu kecenderungan untuk bertindak dengan suatu cara tertentu bergantung pada kekuatan dari suatu pengharapan bahwa tindakan itu akan diikuti oleh suatu keluaran tertentu, dan pada daya tarik dari keluaran bagi individu tersebut.
Teori pengharapan mengatakan seorang dimotivasi untuk menjalankan tingkat upaya yang tinggi bila ia meyakini upaya akan menghantarkan ke suatu penilaian kinerja yang baik, Suatu penilaian yang baik akan mendorong ganjaran-ganjaran organisasional, seperti bonus, kenaikan gaji, atau promosi dan ganjaran itu akan memuaskan tujuan pribadi . Intinya , teori harapan adalah teori motivasi yang dilakukan dengan harapan akan mendapatkan suatu prestasi .
a. Effort Performance : Usaha untuk berprestasi
b. Performance Outcome : Hasil / prestasi
5. Teori Keadilan
Teori ini didasarkan pada asumsi bahwa orang-orang dimotivasi oleh keinginan untuk diperlakukan secara adil dalam pekerjaan. Individu bekerja untuk mendapat tukaran imbalan dari yang sudah dikerjakannya .
6. Teori Human Relation
Teori motivasi yang menggambarkan seseorang akan bekerja lebih gigih jika merasa dibutuhkan, diperhitungkan dan dihargai .
Pentingnya peranan motivasi dalam proses pembelajaran perlu dipahami oleh mahasiswa agar dapat melakukan berbagai bentuk tindakan atau bantuan kepada mahasiswa. Motivasi dirumuskan sebagai dorongan, baik diakibatkan faktor dari dalam maupun luar mahasiswa, untuk mencapai tujuan tertentu guna memenuhi / memuaskan suatu kebutuhan. Dalam konteks pembelajaran maka kebutuhan tersebut berhubungan dengan kebutuhan untuk pelajaran.
Peran motivasi dalam proses pembelajaran, motivasi belajar mahasiswa dapat dianalogikan sebagai bahan bakar untuk menggerakkan mesin motivasi belajar yang memadai akan mendorong siswa berperilaku aktif untuk berprestasi dalam kelas, tetapi motivasi yang terlalu kuat justru dapat berpengaruh negatif terhadap kefektifan usaha belajar siswa.
Fungsi motivasi dalam pembelajaran diantaranya :
1. Mendorong timbulnya tingkah laku atau perbuatan, tanpa motivasi tidak akan timbul suatu perbuatan misalnya belajar.
2. Motivasi berfungsi sebagai pengarah, artinya mengarahkan perbuatan untuk mencapai tujuan yang diinginkan.
3. Motivasi berfungsi sebagai penggerak, artinya menggerakkan tingkah laku seseorang. Besar kecilnya motivasi akan menentukan cepat atau lambatnya suatu pekerjaan.
Dalam rumusan masalah diatas saya mengamati apakah motivasi itu berpengaruh dalam prestasti belajar siswa, ternyata sangat berpengaruh yaitu :
1. Motivasi pada umumnya mempertinggi prestasi dan memperbaiki sikap terhadap tugas dengan kata lain, motivasi dapat membangkitkan rasa puas dan menaikkan prestasi sehingga melebih prestasi normal.
2. Hasil baik dalam pekerjaan yang disertai oleh pujian merupakan dorongan bagi seseorang untuk bekerja dengan giat. Bila hasil pekerjaan tidak diindahkan orang lain, mungkin kegiatan akan berkurang. Pujian harus selalu berhubungan erat dengan prestasi yang baik. Anak-anak harus diberi kesempatan untuk melakukan sesuatu dengan hasil yang baik, sehingga padanya timbul suatu “sense of succes” atau perasaan berhasil.
3. Motivasi berprestasi merupakan harapan untuk memperoleh kepuasan dalam penguasaan perilaku yang menentang dan sulit (Mr. Clelland, 1955).
MOTIVASI SAYA DALAM PERKULIAHAN
Motivasi saya dalam perkuliahan yaitu supaya saya dapat berprestasi dan dapat segera lulus dengan nilai yang memuasakan. Motivasi saya ini sesuai dengan Teori Harapan yaitu teori motivasi yang dilakukan dengan harapan akan mendapatkan suatu prestasi. Saya berharap agar dapat segera lulus dan bisa segera bekerja. Tentu saja saya tidak hanya berharap akan tetapi dari motivasi saya untuk berprestasi maka saya akan berusaha agar saya dapat mencapai tujuan saya yaitu dapat berprestasi dan dapat segera lulus dan bekerja. Sebenarnya tidak hanya itu motivasi saya dalam perkuliahan, motivasi lainnya adalah dorongan dari keluarga saya supaya saya dapat berprestasi dan lulus dengan hasil yang memuaskan. Atas dasar motivasi tersebut timbul keinginan agar bisa membanggakan orang tua dan itu juga dapat dijadikan motivasi saya untuk tetap semangat dan berusaha dalam menjalani proses pembelajaran di bangku kuliah ini.
1. Teori Kebutuhan dari Herzberg
a. Fisiologis needs : Kebutuhan pribadi
b. Safety & security needs : Kebutuhan akan rasa aman
c. Social & Belonging needs : Kebutuhan akan interaksi & kepemilikan
d. Self Actualition needs : Mengembangkan kemampuan diri dalam bekerja
2. Teori 2 Faktor dari Herzberg
a. Ekstrinsik ( dissatisfied ) : Rasa kurang puas seseorang dalam bekerja
b. Intrinsik ( Satisfied ) : Kepuasan seseorang.
c. Recognition : Pengakuan
d. Responsibility : Tanggung jawab
e. Achievement : Prestasi
f. Work Self : Pekerjaan itu sendiri
g. Possibility To Growth : Kemungkinan untuk berkembang
h. Advancement : Kemajuan
3. Teori Prestasi dari Mc Celland
a. Need for achievement : Dibutuhkan untuk prestasi
b. Need for Affiliation : Dibutuhkan untuk persatuan
c. Need for power : Dibutuhkan untuk kekuasaan
4. Teori Harapan
Teori ini berargumen bahwa kekuatan dari suatu kecenderungan untuk bertindak dengan suatu cara tertentu bergantung pada kekuatan dari suatu pengharapan bahwa tindakan itu akan diikuti oleh suatu keluaran tertentu, dan pada daya tarik dari keluaran bagi individu tersebut.
Teori pengharapan mengatakan seorang dimotivasi untuk menjalankan tingkat upaya yang tinggi bila ia meyakini upaya akan menghantarkan ke suatu penilaian kinerja yang baik, Suatu penilaian yang baik akan mendorong ganjaran-ganjaran organisasional, seperti bonus, kenaikan gaji, atau promosi dan ganjaran itu akan memuaskan tujuan pribadi . Intinya , teori harapan adalah teori motivasi yang dilakukan dengan harapan akan mendapatkan suatu prestasi .
a. Effort Performance : Usaha untuk berprestasi
b. Performance Outcome : Hasil / prestasi
5. Teori Keadilan
Teori ini didasarkan pada asumsi bahwa orang-orang dimotivasi oleh keinginan untuk diperlakukan secara adil dalam pekerjaan. Individu bekerja untuk mendapat tukaran imbalan dari yang sudah dikerjakannya .
6. Teori Human Relation
Teori motivasi yang menggambarkan seseorang akan bekerja lebih gigih jika merasa dibutuhkan, diperhitungkan dan dihargai .
Pentingnya peranan motivasi dalam proses pembelajaran perlu dipahami oleh mahasiswa agar dapat melakukan berbagai bentuk tindakan atau bantuan kepada mahasiswa. Motivasi dirumuskan sebagai dorongan, baik diakibatkan faktor dari dalam maupun luar mahasiswa, untuk mencapai tujuan tertentu guna memenuhi / memuaskan suatu kebutuhan. Dalam konteks pembelajaran maka kebutuhan tersebut berhubungan dengan kebutuhan untuk pelajaran.
Peran motivasi dalam proses pembelajaran, motivasi belajar mahasiswa dapat dianalogikan sebagai bahan bakar untuk menggerakkan mesin motivasi belajar yang memadai akan mendorong siswa berperilaku aktif untuk berprestasi dalam kelas, tetapi motivasi yang terlalu kuat justru dapat berpengaruh negatif terhadap kefektifan usaha belajar siswa.
Fungsi motivasi dalam pembelajaran diantaranya :
1. Mendorong timbulnya tingkah laku atau perbuatan, tanpa motivasi tidak akan timbul suatu perbuatan misalnya belajar.
2. Motivasi berfungsi sebagai pengarah, artinya mengarahkan perbuatan untuk mencapai tujuan yang diinginkan.
3. Motivasi berfungsi sebagai penggerak, artinya menggerakkan tingkah laku seseorang. Besar kecilnya motivasi akan menentukan cepat atau lambatnya suatu pekerjaan.
Dalam rumusan masalah diatas saya mengamati apakah motivasi itu berpengaruh dalam prestasti belajar siswa, ternyata sangat berpengaruh yaitu :
1. Motivasi pada umumnya mempertinggi prestasi dan memperbaiki sikap terhadap tugas dengan kata lain, motivasi dapat membangkitkan rasa puas dan menaikkan prestasi sehingga melebih prestasi normal.
2. Hasil baik dalam pekerjaan yang disertai oleh pujian merupakan dorongan bagi seseorang untuk bekerja dengan giat. Bila hasil pekerjaan tidak diindahkan orang lain, mungkin kegiatan akan berkurang. Pujian harus selalu berhubungan erat dengan prestasi yang baik. Anak-anak harus diberi kesempatan untuk melakukan sesuatu dengan hasil yang baik, sehingga padanya timbul suatu “sense of succes” atau perasaan berhasil.
3. Motivasi berprestasi merupakan harapan untuk memperoleh kepuasan dalam penguasaan perilaku yang menentang dan sulit (Mr. Clelland, 1955).
MOTIVASI SAYA DALAM PERKULIAHAN
Motivasi saya dalam perkuliahan yaitu supaya saya dapat berprestasi dan dapat segera lulus dengan nilai yang memuasakan. Motivasi saya ini sesuai dengan Teori Harapan yaitu teori motivasi yang dilakukan dengan harapan akan mendapatkan suatu prestasi. Saya berharap agar dapat segera lulus dan bisa segera bekerja. Tentu saja saya tidak hanya berharap akan tetapi dari motivasi saya untuk berprestasi maka saya akan berusaha agar saya dapat mencapai tujuan saya yaitu dapat berprestasi dan dapat segera lulus dan bekerja. Sebenarnya tidak hanya itu motivasi saya dalam perkuliahan, motivasi lainnya adalah dorongan dari keluarga saya supaya saya dapat berprestasi dan lulus dengan hasil yang memuaskan. Atas dasar motivasi tersebut timbul keinginan agar bisa membanggakan orang tua dan itu juga dapat dijadikan motivasi saya untuk tetap semangat dan berusaha dalam menjalani proses pembelajaran di bangku kuliah ini.
Jumat, 30 Oktober 2009
TEORI KOMUNIKASI ORGANISASI
TEORI KOMUNIKASI ORGANISASI
Komunikasi organisasi adalah pengiriman dan penerimaan berbagai pesan organisasi di dalam kelompok formal maupun informal dari suatu organisasi (Wiryanto, 2005). Komunikasi formal adalah komunikasi yang disetujui oleh organisasi itu sendiri dan sifatnya berorientasi kepentingan organisasi. Isinya berupa cara kerja di dalam organisasi, produktivitas, dan berbagai pekerjaan yang harus dilakukan dalam organisasi. Misalnya: memo, kebijakan, pernyataan, jumpa pers, dan surat-surat resmi. Adapun komunikasi informal adalah komunikasi yang disetujui secara sosial. Orientasinya bukan pada organisasi, tetapi lebih kepada anggotanya secara individual.
Organisasi dan komunikasi
Korelasi antara ilmu komunikasi dengan organisasi terletak pada peninjauannya yang terfokus kepada manusia-manusia yang terlibat dalam mencapai tujuan organisasi itu. Ilmu komunikasi mempertanyakan bentuk komunikasi apa yang berlangsung dalam organisasi, metode dan teknik apa yang dipergunakan, media apa yang dipakai, bagaimana prosesnya, faktor-faktor apa yang menjadi penghambat, dan sebagainya. Jawaban-jawaban bagi pertanyaan-pertanyaan tersebut adalah untuk bahan telaah untuk selanjutnya menyajikan suatu konsepsi komunikasi bagi suatu organisasi tertentu berdasarkan jenis organisasi, sifat organisasi, dan lingkup organisasi dengan memperhitungkan situasi tertentu pada saat komunikasi dilancarkan.
Fungsi-fungsi komunikasi dalam suatu organisasi adalah sebagai berikut :
1.Fungsi informatif, yaitu dengan komunikasi kita dapat memperoleh informasi yang berguna bagi organisasi kita dan bagi para anggota di dalam organisasi tersebut.
2.Fungsi regulatif, berkaitan dengan peraturan-peraturan yang berlaku dalam suatu organisasi.
3.Fungsi persuasif, biasanya dalam suatu organisasi banyak atasan tidak memerintah kepada bawahannya akan tetapi lebih ke arah persuasif atau mengajak untuk melakukan suatu pekerjaan. Karena apabila pekerjaan dilakukan dengan sukarela maka akan menghasilkan kepedulian yang lebih besar dibanding kalau pimpinan sering memperlihatkan kekuasaan dan kewenangannya dengan cara memerintah.
4.Fungsi integratif, setiap organisasi berusaha untuk menyediakan saluran yang memungkinkan para anggotanya dapat melaksanakan tugas dan pekerjaan dengan baik. Ada dua saluran komunikasi yang dapat mewujudkan hal tersebut, yaitu :
•Saluran komunikasi formal seperti penerbitan khusus dalam organisasi tersebut (buletin, newsletter) dan laporan kemajuan organisasi.
•Saluran komunikasi informal seperti perbincangan antar pribadi selama masa istirahat kerja, pertandingan olahraga, ataupun kegiatan darmawisata. Pelaksanaan aktivitas ini akan menumbuhkan keinginan untuk berpartisipasi yang lebih besar dalam diri karyawan terhadap organisasi.
KOMUNIKASI
Komunikasi adalah suatu proses penyampaian informasi (pesan, ide, gagasan) dari satu pihak kepada pihak lain agar terjadi saling mempengaruhi diantara keduanya. Pada umumnya, komunikasi dilakukan dengan menggunakan kata-kata (lisan) yang dapat dimengerti oleh kedua belah pihak. Apabila tidak ada bahasa verbal yang dapat dimengerti oleh keduanya, komunikasi masih dapat dilakukan dengan menggunakan gerak-gerik badan, menunjukkan sikap tertentu, misalnya tersenyum, menggelengkan kepala, mengangkat bahu. Cara seperti ini disebut komunikasi dengan bahasa nonverbal.
Fungsi komunikasi
Menyatakan dan mendukung identitas diri
Mempengaruhi orang lain untuk merasa, berpikir, berperilaku sesuai dengan apa yang kita inginkan
Mengendalikan lingkungan fisik & psikologis
Menyelesaikan masalah
Memuaskan rasa penasaran
Menciptakan dan memupuk hubungan dengan orang lain
Menunjukan ikatan dengan orang lain
Memutuskan untuk melakukan dan tidak melakukan sesuatu
Meningkatkan kesadaran pribadi, kesadran fisik
Mengembangkan keberadaan suatu masyarakat
Konseptualitas komunikasi
- Komunikasi sebagai tindakan satu arah
- Komunikasi sebagai interaksi
- Komunkasi sebagai transaksi (verbal dan non verbal)
Prinsip prinsip komunikasi
Prinsip 1 = Komunikasi adalah suatu proses simbolik.
- Lambang atau simbol sesuatu yang di gunakan untuk menunjukan sesuatu
- Lambang atau simbol muncul karena kesepakatan bersama
- Lambang meliputi verbal dan non verbal
Prinsip 2 = Bersifat lambang
- Sembarangan
- Tidak memiliki makna, kita yang memaknai lambang tersebut
- Bervariasi
Prinsip 3 = Komunikasi setiap perilaku mempunyai potensi khusus
Prinsip 4 = Kumunikasi memeiliki dimensi isi (ditujukan secara verbal & non verbal tentang apa yang dikatakan)
Prinsip 5 = Komunikasi berlangsung dalam berbagai tingkatan kesengajaan meskipun kesengajaan bukan syarat utama
Prinsip 6 = Komunikasi terjadi dalam konteks ruang dan waktu
Prinsip 7 = Komunikasi melibatkan prediksi peserta komunikasi
Prinsip 8 = Komunikasi bersifat sistematik
Prinsip 9 = Semakim mirip latar belakang sosial budaya nya semakin efektif sebuah komunikasi
Prinsip 10= Komunikasi bersifat non sekuensial
Prinsip 11= Komunikasi bersifat prosesual, dinamis dan transaksional
Prinsip 12= Komunikasi bersifat irresvisible
Prinsip 13= Komunikasi bukan panasean untuk menyelesaikan masalah
Organisasi
Suatu kesatuan sosial dari kelompok manusia yang saling beriteraksi menurut suatu pola tertentu sehingga setiap anggota oraganisasi memiliki tugas dan fungsi, masing masing mempunyai tujuan tertentu dan batasan yang jelas sehingga bisa di pisahkan secara tegas dari lingkungan. Organisasi ada dua macam, Organisasi Formal dan organisasi informal.
Komunikasi dalam organisasi
- Komunikasi ibarat darah manusia dalam tubuh
- Komunikasi sebagai perekat organisasi
- Komunikasi sebagai minyak pelumas yang melicinkan fungsi organisasi
- Komunikasi sebagai pengikat sistem
Fungsi komunikasi dalam organisasi
- Proaksi dan regulasi
- Menentukan tujuan organisasi
- Menentukan area permasalahan
- Mengevakuasi performa
- Memberikan komando, instruksi, memimpin, dan mempengaruhi inovasi
- Mendapatkan informasi baru
- Cara mengkomunikasikan susuatu yang baru dalam sosialisasi dan perbaikan
- Harga diri anggota
Komunikasi dalam organisasi
- Downward communication (atasan ke bawahan)
- Peer horizontal communication (satu level)
- Upward communication (Bawahan – Atasan)
Komunikasi organisasi adalah pengiriman dan penerimaan berbagai pesan organisasi di dalam kelompok formal maupun informal dari suatu organisasi (Wiryanto, 2005). Komunikasi formal adalah komunikasi yang disetujui oleh organisasi itu sendiri dan sifatnya berorientasi kepentingan organisasi. Isinya berupa cara kerja di dalam organisasi, produktivitas, dan berbagai pekerjaan yang harus dilakukan dalam organisasi. Misalnya: memo, kebijakan, pernyataan, jumpa pers, dan surat-surat resmi. Adapun komunikasi informal adalah komunikasi yang disetujui secara sosial. Orientasinya bukan pada organisasi, tetapi lebih kepada anggotanya secara individual.
Organisasi dan komunikasi
Korelasi antara ilmu komunikasi dengan organisasi terletak pada peninjauannya yang terfokus kepada manusia-manusia yang terlibat dalam mencapai tujuan organisasi itu. Ilmu komunikasi mempertanyakan bentuk komunikasi apa yang berlangsung dalam organisasi, metode dan teknik apa yang dipergunakan, media apa yang dipakai, bagaimana prosesnya, faktor-faktor apa yang menjadi penghambat, dan sebagainya. Jawaban-jawaban bagi pertanyaan-pertanyaan tersebut adalah untuk bahan telaah untuk selanjutnya menyajikan suatu konsepsi komunikasi bagi suatu organisasi tertentu berdasarkan jenis organisasi, sifat organisasi, dan lingkup organisasi dengan memperhitungkan situasi tertentu pada saat komunikasi dilancarkan.
Fungsi-fungsi komunikasi dalam suatu organisasi adalah sebagai berikut :
1.Fungsi informatif, yaitu dengan komunikasi kita dapat memperoleh informasi yang berguna bagi organisasi kita dan bagi para anggota di dalam organisasi tersebut.
2.Fungsi regulatif, berkaitan dengan peraturan-peraturan yang berlaku dalam suatu organisasi.
3.Fungsi persuasif, biasanya dalam suatu organisasi banyak atasan tidak memerintah kepada bawahannya akan tetapi lebih ke arah persuasif atau mengajak untuk melakukan suatu pekerjaan. Karena apabila pekerjaan dilakukan dengan sukarela maka akan menghasilkan kepedulian yang lebih besar dibanding kalau pimpinan sering memperlihatkan kekuasaan dan kewenangannya dengan cara memerintah.
4.Fungsi integratif, setiap organisasi berusaha untuk menyediakan saluran yang memungkinkan para anggotanya dapat melaksanakan tugas dan pekerjaan dengan baik. Ada dua saluran komunikasi yang dapat mewujudkan hal tersebut, yaitu :
•Saluran komunikasi formal seperti penerbitan khusus dalam organisasi tersebut (buletin, newsletter) dan laporan kemajuan organisasi.
•Saluran komunikasi informal seperti perbincangan antar pribadi selama masa istirahat kerja, pertandingan olahraga, ataupun kegiatan darmawisata. Pelaksanaan aktivitas ini akan menumbuhkan keinginan untuk berpartisipasi yang lebih besar dalam diri karyawan terhadap organisasi.
KOMUNIKASI
Komunikasi adalah suatu proses penyampaian informasi (pesan, ide, gagasan) dari satu pihak kepada pihak lain agar terjadi saling mempengaruhi diantara keduanya. Pada umumnya, komunikasi dilakukan dengan menggunakan kata-kata (lisan) yang dapat dimengerti oleh kedua belah pihak. Apabila tidak ada bahasa verbal yang dapat dimengerti oleh keduanya, komunikasi masih dapat dilakukan dengan menggunakan gerak-gerik badan, menunjukkan sikap tertentu, misalnya tersenyum, menggelengkan kepala, mengangkat bahu. Cara seperti ini disebut komunikasi dengan bahasa nonverbal.
Fungsi komunikasi
Menyatakan dan mendukung identitas diri
Mempengaruhi orang lain untuk merasa, berpikir, berperilaku sesuai dengan apa yang kita inginkan
Mengendalikan lingkungan fisik & psikologis
Menyelesaikan masalah
Memuaskan rasa penasaran
Menciptakan dan memupuk hubungan dengan orang lain
Menunjukan ikatan dengan orang lain
Memutuskan untuk melakukan dan tidak melakukan sesuatu
Meningkatkan kesadaran pribadi, kesadran fisik
Mengembangkan keberadaan suatu masyarakat
Konseptualitas komunikasi
- Komunikasi sebagai tindakan satu arah
- Komunikasi sebagai interaksi
- Komunkasi sebagai transaksi (verbal dan non verbal)
Prinsip prinsip komunikasi
Prinsip 1 = Komunikasi adalah suatu proses simbolik.
- Lambang atau simbol sesuatu yang di gunakan untuk menunjukan sesuatu
- Lambang atau simbol muncul karena kesepakatan bersama
- Lambang meliputi verbal dan non verbal
Prinsip 2 = Bersifat lambang
- Sembarangan
- Tidak memiliki makna, kita yang memaknai lambang tersebut
- Bervariasi
Prinsip 3 = Komunikasi setiap perilaku mempunyai potensi khusus
Prinsip 4 = Kumunikasi memeiliki dimensi isi (ditujukan secara verbal & non verbal tentang apa yang dikatakan)
Prinsip 5 = Komunikasi berlangsung dalam berbagai tingkatan kesengajaan meskipun kesengajaan bukan syarat utama
Prinsip 6 = Komunikasi terjadi dalam konteks ruang dan waktu
Prinsip 7 = Komunikasi melibatkan prediksi peserta komunikasi
Prinsip 8 = Komunikasi bersifat sistematik
Prinsip 9 = Semakim mirip latar belakang sosial budaya nya semakin efektif sebuah komunikasi
Prinsip 10= Komunikasi bersifat non sekuensial
Prinsip 11= Komunikasi bersifat prosesual, dinamis dan transaksional
Prinsip 12= Komunikasi bersifat irresvisible
Prinsip 13= Komunikasi bukan panasean untuk menyelesaikan masalah
Organisasi
Suatu kesatuan sosial dari kelompok manusia yang saling beriteraksi menurut suatu pola tertentu sehingga setiap anggota oraganisasi memiliki tugas dan fungsi, masing masing mempunyai tujuan tertentu dan batasan yang jelas sehingga bisa di pisahkan secara tegas dari lingkungan. Organisasi ada dua macam, Organisasi Formal dan organisasi informal.
Komunikasi dalam organisasi
- Komunikasi ibarat darah manusia dalam tubuh
- Komunikasi sebagai perekat organisasi
- Komunikasi sebagai minyak pelumas yang melicinkan fungsi organisasi
- Komunikasi sebagai pengikat sistem
Fungsi komunikasi dalam organisasi
- Proaksi dan regulasi
- Menentukan tujuan organisasi
- Menentukan area permasalahan
- Mengevakuasi performa
- Memberikan komando, instruksi, memimpin, dan mempengaruhi inovasi
- Mendapatkan informasi baru
- Cara mengkomunikasikan susuatu yang baru dalam sosialisasi dan perbaikan
- Harga diri anggota
Komunikasi dalam organisasi
- Downward communication (atasan ke bawahan)
- Peer horizontal communication (satu level)
- Upward communication (Bawahan – Atasan)
Selasa, 20 Oktober 2009
10 DC
10 DC adalah sebuah organisasi dari sekumpulan mahasiswa yang menamakan dirinya 10 DC, yang artinya 1KA10 Dream Class. Sesuai namanya, 10 DC beranggotakan mahasiswa dari kelas 1KA10 angkatan 2008. Anggota dari 10 DC ini memiliki rasa solidaritas yang tinggi, bahkan sesama anggotanya sudah menganggap anggota lainnya seperti saudara. Mungkin juga bukan cuma saya yang menganggap 10 DC ini adalah kelas impian bagi semua orang. Karena disini saya belajar banyak hal dari mulai perkuliahan sampai dengan hal-hal yang menyangkut tantang kehidupan.
Langganan:
Postingan (Atom)