Rabu, 03 November 2010

Pembentukan Kata

Pembentukan kata terdiri dari kata dasar dan juga suatu imbuhancata afiksasi. Imbuhan itu sendiri terdiri dari 3 bagian, yaitu :

  • Prefiks atau awalan

Prefiks disebut juga awalan. Prefiks adalah afiks yang ditempatkan di bagian muka suatu kata dasar (Alwi dll, 1998: 31). Istilah ini berasal dari bahasa Latin praefixus yang berarti melekat (fixus, figere) sebelum sesuatu (prae).

Contohnya adalah ber-, me-, ke-, di- dll.

  • Sufiks atau akhiran

Sufiks atau akhiran adalah afiks yang digunakan di bagian belakang kata (Alwi dll, 1998:31). Istilah ini juga berasal dari bahasa Latin suffixus yang berarti melekat (fixus, figere).

Contohnya adalah –an, -kan

  • Infiks atau sisipan

Infiks atau sisipan adalah afiks yang diselipkan di tengah kata dasar (Alwi dll, 1998:32). Dalam bahasa Latinnya adalah infixus yang berarti melekat (fixus, figere) di dalam (in).


Selasa, 02 November 2010

Kata Baku Dalam Bahasa Indonesia

Kata baku adalah kata-kata standar yang benar pengejaannya menurut bahasa Indonesia. Terkadang secara tidak sadar kita sering menggunakan kata-kata yang salah atau kata-kata yang tidak sesuai dengan ejaan bahasa Indonesia. Mungkin Anda merasa tidak penting menggunakan bahasa baku atau kata-kata baku dalam kehidupan sehari-hari. Namun, kata-kata baku atau bahasa baku sangat penting pada saat kita ingin melakukan Penulisan Ilmiah(PI), skripsi, pembicaraan didepan umum, berbicara dengan orang yang lebih tua(orang tua, guru, atau dosen), menulis laporan, surat-menyurat(resmi), penulisan berita dan lain-lain. Sebagai contoh, pemakai bahasa Indonesia, seperti wartawan kadang-kadang tidak memedulikan kaidah k, p, t, s dalam menuangkan tulisannya di media-media cetak. Banyak ditemukan ketidakseragaman dalam penulisan setiap kata yang dimulai dengan fonem p baik yang bersuku kata dua maupun tiga jika diberi awalan me(N)- atau meng- (beserta variasi imbuhannya) fonem pertamanya ada yang melebur/luluh (sesuai dengan kaidah bahsa Indonesia) ada juga yang tidak melebur. Ketidakseragaman tersebut tampak dalam media cetak: surat kabar, tabloid, dan majalah. Berikut ini ada sedikit contoh kata tidak baku yang diubah menjadi kata baku yang kata dasarnya berawalan k, t, s, p :
  1. mempelihara : memelihara
  2. mensetujui : menyetujui
  3. mempenjarakan : memenjarakan
  4. memperintahkan : memerintahkan
  5. mempukul : memukul
  6. mensapu : menyapu
  7. mensesuaikan : menyesuaikan
  8. mensuap : menyuap
  9. mensampaikan : menyampaikan
  10. mempasarkan : memasarkan
  11. memputuskan : memutuskan
  12. mempastikan : memastikan
  13. mengkuasai : menguasai
  14. mensakiti : menyakiti
  15. mempasang : memasang
  16. mempungut : memungut
  17. mempilih : memilih
  18. mensayangi : menyayangi
  19. mengkatakan : mengatakan
  20. mensatukan : menyatukan
Dan masih banyak lagi kata-kata tidak baku yang sering kita gunakan dalam kehidupan sehari-hari. Sekian blog yang saya buat. Mohon maaf apabila ada kesalahan dalam blog ini.

Rabu, 06 Oktober 2010

Interaksi Manusia dan Komputer

Interaksi Manusia dan Komputer adalah hubungan antara manusia dengan komputer. Maksudnya adalah cara kita mengguanakan atau berhubungan dengan komputer melalui suatu bahasa pemrograman. Dengan begitu kita dapat lebih mudah menggunakan sebuah komputer. Tanpa disadari kita (manusia/user) telah berinteraksi atau berdialog dengan sebuah benda (layar monitor), yaitu dalam bentuk menekan tombol berupa tombol angka dan huruf yang ada pada keyboard atau melakukan satu sentuhan kecil pada mouse yang kemudian hasil inputan ini akan berubah bentuk menjadi informasi atau data yang seperti diharapkan manusia dengan tertampilnya informasi baru tersebut pada layar monitor atau bahkan mesin pencetak (printer).
Adapun pengertian lain dari Interaksi manusia dan komputer adalah disiplin ilmu yang mempelajari hubungan antara manusia dan komputer yang meliputi perancangan, evaluasi, dan implementasi antarmuka pengguna komputer agar mudah digunakan oleh manusia. Sedangkan interaksi manusia dan komputer sendiri adalah serangkaian proses, dialog dan kegiatan yang dilakukan oleh manusia untuk berinteraksi dengan komputer yang keduanya saling memberikan masukan dan umpan balik melalui sebuah antarmuka untuk memperoleh hasil akhir yang diharapkan.
Bidang ilmu interaksi manusia dan komputer adalah ilmu yang mempelajari tentang bagaimana mendesain, mengevaluasi, dan mengimplementasikan sistem komputer yang interaktif sehingga dapat digunakan oleh manusia dengan mudah. Interaksi adalah komunikasi 2 arah antara manusia (user) dan sistem komputer. Interaksi menjadi maksimal apabila kedua belah pihak mampu memberikan stimulan dan respon (aksi & reaksi) yang saling mendukung atau bisa disebut suatu timbal-balik. Jika salah satu tidak bisa, maka interaksi akan mengalami hambatan atau bahkan menuju pembiasan tujuan. Begitu juga dengan komputer, apabila salah satu tidak merespon maka tidak akan terjadi interaksi antara manusia dengan komputer.

Minggu, 26 September 2010

Bahasa Indonesia

Bahasa Indonesia merupakan bahasa resmi negara Indonesia. Bahasa ini diresmikan pada tahun 1945 di dalam UUD '45 pada pasal 36. Indonesia tidak hanya memiliki bahasa Indonesia untuk dipergunakan dalam kehidupan sehari-hari. Akan tetapi Indonesia juga memiliki berbagai macam bahasa yang sangat beragam. Indonesia memiliki lebih dari 100 bahasa daerah. Hampir di setiap pulau di Indonesia memliki ragam bahasa yang berbeda.
Namun dari sekian banyak bahasa daerah yang ada, hanya bahasa Indonesia yang merupakan bahasa persatuan sebagaimana dijelaskan dalam Sumpah Pemuda 28 Oktober 1928 yang berisi “Kami putra dan putri Indonesia, menjunjung tinggi bahasa persatuan, bahasa Indonesia”. Namun , walaupun banyak keragaman yang terdapat di Indonesia, justru membuat bangsa Indonesia lebih bersatu.
Bahasa Indonesia ini bukanlah bahasa yang tidak dapat diubah. Banyak dari bahasa Indonesia yang sudah diubah berdasarkan dari serapan-serapan baik dari bahasa asing maupun bahasa daerah. Bahasa Indonesia merupakan bahasa resmi yang pertama. Namun bagi kebanyakan masyarakat Indonesia, bahasa Indonesia adalah bahasa resmi kedua, kebanyakan dari mereka lebih menggunakan bahasa daerah dibandingkan dengan bahasa Indonesia. Namun pada intinya tetap saja bahasa Indonesia adalah bahasa resmi bagi Negara Indonesia.

Jumat, 04 Juni 2010

Mouse Laser

Mouse laser mungkin anda jarang sekali mendengar kata mouse laser. Maka dari itu saya akan menjelaskan tentang mouse laser dan juga cara kerja dari mouse itu sendiri.
Mouse laser sebetulnya termasuk mouse optik. Tapi, mouse optik biasa menggunakan LED (Light Emitting Diode) berwarna merah. Pertama kali mouse ini diperkenalkan oleh Logitech yang bekerja sama dengan Agilent Technologies pada tahun 2004, dengan nama Logitech MX 1000. Logitech mengklaim bahwa mouse laser memilki tingkat akurasi 20 kali lebih besar dari mouse optikal. Dasar kerja mouse optikal dan mouse laser hampir sama, perbedaannya hanya penggunaan laser kecil sebagai pengganti LED digunakan oleh mouse optikal. Saat ini mouse laser belum banyak digunakan, mungkin karena harganya yang masih mahal.
Cara kerja dari mouse itu sendiri yaitu dengan cara menggunakan pancaran sinar laser yang tak kasat mata-ada sih yang sedikit terlihat. Sinar laser yang dipancarkan bergerak mengikuti tangan pengguna. Sinar laser itu menghidupkan sistem sensor optik seperti pada mouse optik biasa. Ribuan gambar diambil dalam waktu satu detik untuk mengetahui pergerakan mouse. Koordinat yang dikirim mouse kemudian digunakan komputer untuk memosisikan pointer. Mouse laser punya keunggulan yang sama ketimbang mouse yang pakai bola. Kalau dibandingkan dengna mouse optik biasa, mouse laser punya keuntungan. Mouse laser bisa digunakan hampir di mana saja, termasuk di tempat di mana mouse optik sulit sekali dipakai, misalnya pada paha yang terbungkus celana jins. Mouse laser cocok sekali untuk dibawa bepergian bersama laptop karena orang tidak perlu membawa mouse pad, bisa dipakai dengan alas apapun dan (kalau nirkabel) tidak ribet dengan kabel.

Mouse Bola

Pada blog sebelumnya saya telah menjelaskan tentang mouse optical. Sekarang saya akan coba menjelaskan tentang perkembangan mouse sebelum mouse optical yaitu mouse bola.
Mouse bola merupakan perkembangan dari mouse dua buah roda. Mouse bola ini dikembangkan pada awal tahun 1970 oleh Bill English di Xerox PARC. Ia menggunakan bola yang dapat berputar kesegala arah, kemudian putaran bola tersebut dideteksi oleh roda-roda sensor didalam mouse tersebut. Pengembangan tipe ini kemudian melahirkan mouse tipe Trackball, yaitu jenis mouse terbalik dimana pengguna menggerakkan bola dengan jari, yang populer antara tahun 1980 sampai 1990. Xerox PARC juga mempopulerkan penggunaan keyboard QWERTY dengan dua tangan dan menggunakan mouse pada saat dibutuhkan saja. Mouse saat ini mengikuti desain École polytechnique fédérale de Lausanne (EPFL) yang diinspirasikan oleh Professor Jean-Daniel Nicoud. Buatan mouse buatan Engelbard,mouse bola dengan 4 roller oleh Rider, dan mouse bola dengan 2 roller dan sebuah pegas oleh Opocentsky seperti pada mouse bola saat ini.
Cara kerja mouse itu sendiri adalah dengan cara mendeteksi gerakan tangan kita,untuk diubah menjadi sinyal yang dapat dikenali prosesor.untuk itu diperlukan 5 macam komponen,yaitu :
Sebuah bola yang terletak didasar mouse.Bola tersebut akan bergerak pada saat kita menggeserkan mouse. Dua buah roller yang akan berputar pada saat bola mouse bergerak.Roller pertama akan mengukur arah gerakan ke sumbu X,dan akan mendeteksi arah gerakan sumbu Y. Roller ini terhubung kesebuah piringan yang berlubang-lubang.Piringan akan berputar pada saat roller berputar.Ada sepasang piringan untuk masing-masing roller,sehinnga gerakan melingkar juga dapat dideteksi oleh mouse. Dengan adanya piringan berlubang tersebut maka cahaya LED akan ditangkap secara terputus-putus oleh sensor inframerah yang ada didalam mouse.Pulsa nyala-putus LED yang dipantau oleh sensor inframerah tersebutlah yang menandakan kecepatan geser mouse serta jarak penggeseran mouse.
Terdapat sebuah keping chip prosesor yang dapat mengubah pulsa LED menjadi data biner yang dikenali oleh komputer. Mouse jenis ini memerlukan pembersihan secara teratur ,karena kotoran yang masuk kedalam mouse dapat menggangu gerak bola mouse.

Kamis, 03 Juni 2010

PERKEMBANGAN TEKNOLOGI MOUSE

Seiring dengan perkembangan teknologi yang sangat pesat, banyak bermunculan teknologi input atau output yang semakin hebat. Contohnya saja mouse, sekarang perkembangan mouse sudah semakin pesat dan semakin baik. Mulai dari mouse Optomekanik(bola), lalu mouse Optikal, kemudian ada juga mouse Laser sampai dengan mouse Wireless yang sedang marak dibicarakan. Teknologi mouse wireless ini terkesan sangat modern dan sangat canggih, karena mouse wireless ini member kemudahan kita untuk mengontrol mouse tanpa harus berada di dekat perangkat PC ataupun Notebook. Akan tetapi saya tidak terlalu ingin membicarakan teknologi mouse Wireless ini, karena saya kurang begitu mengetahui secara lengkap mouse Wireless ini, jadi yang saya ingin jelaskan adalah mouse optikal.
Saya hanya ingin menjelaskan sedikit tentan mouse Optikal. Mouse optikal lebih unggul dari mouse bola karena lebih akurat dan perawatannya lebih mudah dibandingkan mouse bola. Mouse optikal tidak perlu dibersihkan, berbeda dengan mouse bola yang harus sering dibersihkan karena banyak debu yang menempel pada bolanya. Mouse optikal pertama dibuat oleh Steve Kirsch dari Mouse Systems Corporation. Mouse jenis ini menggunakan LED (light emitting diode) dan photo dioda untuk mendeteksi gerakan mouse. Mouse optikal pertama hanya dapat digunakan pada alas (mousepad) khusus yang berwarna metalik bergaris-garis biru–abu-abu. Mouse optikal saat ini dapat digunakan hampir di semua permukaan padat dan rata, kecuali permukaan yang memantulkan cahaya. Mouse optikal saat ini bekerja dengan menggunakan sensor optik yang menggunakan LED sebagai sumber penerangan untuk mengambil beribu-ribu frame gambar selama mouse bergerak. Perubahan dari frame-frame gambar tersebut diterjemahkan oleh chip khusus menjadi posisi X dan Y yang kemudian dikirim ke komputer.
Kemudian saya akan menjelaskan cara kerja dari mouse Optikal ini. Mouse optik menggunakan sebuah led merah sebagai pengganti bola mouse. Cahaya LED ini akan dipantulakan oleh permukaan meja/alas ke sensor CMOS (Complimentary Metal-Oxide Semi konductor). Sensor ini kemudian mengirimkan gambaran permukaan ke Digital Signal Processor (DSP). DSP akan menganalisis gambaran tadi dan menentukan jarak penggeseran mouse yang kemudian dikirimkan ke komputer. Berdasarkan data tersebut,komputer akan menggeser posisi kursor mouse pada layar. Jika kini ada jenis mouse optik yang dapat dijalankan pada permukaan alas apa saja. Dahulu mouse optik harus dijalankan pada sebuah mouse pad khusus yang memiliki pola garis kotak ini yang akan memutus pantulan cahaya LED. Berdasarkan pola nyala-putus LED tersebut,komputer akan mengetahui jarak penggeseran mouse. Namun, mouse jenis ini lebih susah dipakai dan tak dapat dipakai tanpa mousepad khusus. Optic yang disebut mouse optical adalah mouse yang menggunakan sensor cahaya serta lampu LED merah di bawahnya sebagai pencahaya. Sensor pada mouse optical mampu menangkap gambar dengan kecepatan 1500 frame per detik sampai 7000 frame per detik. Dengan kecepatan mencapai 45 inci per detik dengan resolusi 2000 count per inci (cpi). Berbeda dengan mouse trackball yang sulit jalan ditempat yang terlalu licin. Oleh sebab itu, mouse ini membutuhkan sebuah landasannya sendiri yang dinamakan mouse pad. Berbeda dengan mouse optical yang cenderung lebih baik bekerja dipermukaan yang mulus dan dengan warna yang cenderung gelap. Mouse optical sulit dijalankan pada permukaan yang putih polos. Berbeda dengan mouse mekanik yang sulit jalan di tempat yang terlalu licin, mouse optical dapat digunakan hampir pada seluruh jenis permukaan. Asalkan permukaan tersebut tidak transparan atau terlalu glossy. Mouse optic juga membutuhkan arus yang lebih besar ketimbang mouse bola atau mekanis biasa. Lima kali lebih besar arus yang dibutuhkan untuk menggerakan mouse ini(25 mA). Ini artinya bila Anda menggunakan mouse wireless optical Anda akan lima kali lebih sering mengganti baterai ketimbang menggunakan mouse mekanik yang menggunakan bola.