Selasa, 04 Januari 2011

Kecerdasan Buatan (Artificial Intelegence)

Kecerdasan buatan atau bisa disebut AI (Artificial Intelegence) adalah salah satu bagian ilmu komputer yang membuat mesin memiliki kemampuan seperti manusia dan mesin tersebut dapat melakukan pekerjaan seperti dan sebaik yang dilakukan oleh manusia. Agar komputer memiliki kemampuan seperti manusia maka komputer diberikan bekal pengetahuan dan kemampuan untuk menalar. Menurut John McCarthy kecerdasan buatan adalah ilmu dan rekayasa yang membuat mesin mempunyai intelegensi tertentu khususnya program komputer yang cerdas. Sebenarnya masih banyak pendapat-pendapat para ahli mengenai pengertian kecerdasan buatan.
Pengertian kecerdasan buatan dapat dipandang dari berbagai sudut, yaitu :

1. Sudut Pandang Kecerdasan Buatan
AI atau kecerdasan buatan akan membuat mesin menjadi cerdas. Maksudnya adalah mesin dapat atau mampu berbuat seperti apa yang dilakukan manusia.

2. Sudut Pandang Penelitian
Suatu studi bagaimana membuat agar komputer dapat melakukan sesuatu sebaik yang dikerjakan manusia. 
3. Sudut Pandang Bisnis
Kumpulan peralatan yang sangat powerful dan metodologis dalam menyelesaikan masalah-masalah bisnis

4. Sudut Pandang Pemrograman
Meliputi studi tentang pemrograman simbolik, penyelesaian masalah (problem solving) dan pencarian (searching).

 Tujuan Kecerdasan Buatan yaitu :
  • Membuat komputer lebih cerdas
  • Mengerti tentang kecerdasan
  • Membuat mesin lebih sempurna
Keuntungan Kecerdasan Buatan adalah sebagai berikut :
  • Bersifat lebih permanent
  • Lebih mudah dipublikasi dan disebarkan
  • Lebih murah dibandingkan kecerdasan alami
  • Bersifat konsisten
  • Dapat didokumentasikan
  • Dapat mengerjakan pekerjaan lebih cepat dan lebih baik dibanding kecerdasan alami.

Pengertian Karya Ilmiah

Karya ilmiah merupakan karya tulis yang berisi suatu pembahasan ilmiah yang dilakukan oleh seorang penulis. Untuk memberitahukan sesuatu hal secara logis dan sistematis kepada para pembaca. Karya ilmiah biasanya ditulis untuk mencari jawaban mengenai sesuatu hal dan untuk membuktikan kebenaran tentang sesuatu yang terdapat dalam objek tulisan. Istilah karya ilmiah disini adalah mengacu kepada karya tulis yang menyusun dan penyajiannya didasarkan pada kajian ilmiah dan cara kerja ilmiah. Dalam penulisan, baik makalah maupun laporan penelitian, didasarkan pada kajian ilmiah dan cara kerja ilmiah. Penyusunan dan penyajian karya semacam itu didahului oleh studi pustaka dan studi lapangan. 
 
Karya tulis yang memiliki karakteristik keilmuan dan memenuhi syarat keilmuan, yaitu:
  • Isi kajian berada pada lingkup pengetahuan ilmiah.
  • Menggunakan metode berpikir ilmiah.
  • Sosok tulisan keilmuan 
 
Karangan diklasifikasikan menjadi 3 jenis berdasarkan bobot isi karangan tersebut.

1. Karangan Ilmiah 
Karangan ilmiah memiliki aturan baku dan sejumlah persyaratan khusus yang menyangkut metode dan penggunaan bahasa. Contohnya adalah makalah, laporan, skripsi, tesis, disertasi.

2. Karangan Semi Ilmiah
Karangan semi ilmiah berada diantara karangan ilmiah dan karangan non ilmiah. Contohnya adalah artikel, editorial, opini, feuture, reportase. 
  
3. Karangan Non Ilmiah
Karangan non ilmiah adalah karangan yang tidak terikat pada karangan baku. Contohnya adalah anekdot, opini, dongeng, hikayat, cerpen, novel, roman, dan naskah drama.